Banjarbaru, DetikKhatulistiwa.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia ritel nasional. Alfamart dikabarkan akan menghadirkan konsep “bioskop mini” dengan harga tiket terjangkau, sekitar Rp15.000 per penonton. Kalimantan Selatan (Kalsel) disebut-sebut menjadi salah satu target ekspansi pasar dalam pengembangan tahap awal.
Konsep ini digagas melalui kolaborasi dengan platform layar digital, menghadirkan pengalaman menonton film dalam format yang lebih ringkas dan dekat dengan masyarakat, terutama di wilayah yang masih minim fasilitas bioskop konvensional.
Lokasi Perdana Beroperasi Maret 2026
Lokasi pertama dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026 di Alfamart Agricola, Gading Serpong, Tangerang. Kehadiran bioskop mini ini mengusung konsep layar tancap digital dengan kapasitas terbatas, namun tetap mengedepankan kualitas audio visual yang layak.
Harga tiket yang relatif murah dinilai menjadi daya tarik utama, membuka akses hiburan bagi masyarakat menengah dan daerah suburban.
Kalsel Jadi Target Potensial
Dalam rencana pengembangannya, ekspansi akan menjangkau 50 kota di Indonesia, termasuk kota-kota di Kalimantan Selatan.
Proyeksi tahap awal bahkan disebut dapat menjangkau lebih dari 500.000 penonton, sekaligus membuka ruang bagi:
- Penayangan film lokal
- Kolaborasi komunitas
- Promosi UMKM
- Kegiatan nonton bareng tematik
Langkah ini dinilai sebagai model distribusi hiburan alternatif yang memanfaatkan jaringan ritel modern.
Peluang dan Tantangan
Konsep bioskop mini ini menghadirkan peluang besar, terutama bagi daerah yang belum memiliki jaringan bioskop besar. Namun, sejumlah pertanyaan juga muncul:
- Bagaimana regulasi perizinan dan standar keamanan ruang pemutaran?
- Apakah model ini akan bersaing atau justru melengkapi jaringan bioskop konvensional?
- Bagaimana pembagian royalti film dan distribusi konten?
Jika terealisasi di Kalsel, inovasi ini berpotensi mengubah peta industri hiburan lokal dan membuka ruang ekonomi kreatif yang lebih luas.
Apakah bioskop mini Rp15.000 ini akan menjadi solusi hiburan murah di Kalsel?
Sampaikan pendapat Anda.
DetikKhatulistiwa.com akan terus memantau perkembangan ekspansi konsep ini di Kalimantan Selatan.
